AFP Menggerebek Sejumlah Tempat di Seluruh Australia

AFP Menggerebek Sejumlah Tempat di Seluruh Australia – Kepolisian Federal Australia (AFP) tangkap tiga pria atas pendapat berkomplot menolong wanita yang telah berpisah dari pasangannya buat menculik anak-anak mereka dari tangan ayahnya.

Komplotan ini memvisualisasikan sang bapak jadi pemeran kekerasan serta sembunyikan anak-anak itu dari pihak berotoritas.

AFP menggerebek beberapa tempat di seluruhnya Australia, termasuk juga Dubbo serta Grafton di New South Wales, Townsville di Queensland, serta beberapa area di Perth.

Satu kapal monitor ikut ikut digeledah.

Polisi memaparkan lewat pengumpulan bukti-bukti sepanjang dua tahun, sejumlah 10 orang anak udah kembali dengan selamat sehabis diculik.

Diterangkan, lima anak salah satunya disangka diculik oleh komplotan yang diamankan ini.

Polisi menuduh seseorang pria berumur 64 tahun, yang diamankan di Grafton hari Rabu (17/10/2018) , berperan selaku pemodal pokok.

Arah komplotan ini, kata polisi, ingin menolong dua wanita menculik serta sembunyikan anak-anak mereka. Walaupun sebenarnya, hal semacam itu bertentangan dengan ketetapan pengadilan keluarga.

Seseorang pria 63 tahun yang diamankan di Grafton, disangka berperan selaku koordinator.

Polisi mengaku pria ini mengirim uang terhadap banyak wanita itu serta memvisualisasikan bapak anak-anak mereka jadi pemeran kekerasan anak lewat tulisan di jejaring sosial.

Ke dua pria itu bakal lakoni sidang pendahuluan di Pengadilan Grafton ini hari.

Seseorang pria berumur 83 tahun ikut diamankan di Townsville serta dituding turut serta.

Ia bakal keluar di Townsville Local Court ini hari.

Pemberitahuan penuntutan ikut udah diungkapkan pada seseorang wanita Perth berumur 78 tahun atas pendapat kesertaannya dalam plot.

Asisten Komisaris AFP Debbie Platz menyesalkan tindakan yang disangka dijalankan komplotan itu.

” Kami yakin komplotan ini memohon dukungan dari orang yang lain. Mungkin beberapa tidak memahami keterkaitan mereka, ” tuturnya.

” Kami menyudutkan siapa juga yang tahu perihal aktivitas ini buat melapor ke AFP, ” kata Platz