Chandra (28) Serta Edi Suwito Terancam Lebih Lama Menghuni Lapas

Chandra (28) Serta Edi Suwito Terancam Lebih Lama Menghuni Lapas – Chandra (28) serta Edi Suwito (32) terancam lebih lama dibalik penjara. Biarpun tengah melakukan hukuman, napi serta tahanan Rutan Kebonwaru Bandung itu mesti berhadap-hadapan dengan masalah hukum.

Chandra serta Edi kepergok kuasai narkotik type tembakau type gorila. Barang haram itu, nekat diselundupkan ke penjara.

” Kedua-duanya akan kami berikan ke Polrestabes Bandung untuk diolah, ” tutur Kepala Rutan Kebonwaru Bandung Heri Kusrita dengan suara tegas di Rutan Kebonwaru, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (7/9/2018).

Hery marah dengan penemuan itu. Dia yg baru dilantik berubah menjadi Karutan Kebonwaru pada 20 Agustus 2018 terus, memang punya komitmen gak ingin ada beberapa barang yg dilarang masuk ke rutan. Dibawah kepemimpinannya, Rutan Kebonwaru Bandung mesti bersih narkoba.

” Ini prinsip kami. Kita sehari-hari lakukan penelusuran. Tidak sekedar ke terpidana serta tahanan, akan tetapi juga ke petugas dikontrol, ” katanya.

Perkara penyelundupan narkotik kelompok satu itu bermula dari pulangnya 30 tahanan yg baru melakukan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung pada Kamis (6/9) siang mendekati sore. Menurut ketentuan, tahanan yg baru turun dari mobil tahanan PN Bandung dikontrol petugas.

Pada saat pengecekan itu, petugas mencurigai gerak gerik Chandra. Benar saja, kala itu Chandra yg telah was-was, merogoh celana sisi dalamnya serta buang tembakau gorila ke selokan kecil.

” Kala dibuang, itu ketahuan sama kami, ” kata Hery.

Chandra lalu dipisahkan dari barisan tahanan berbeda. Petugas pengamanan rutan yg di pimpin Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Alviantino lalu mengecek badan dari tahanan perkara narkotik ini.

” Kala dikontrol, benar saja ada sisa plester di selangkangannya. Menjadi peluang disembunyikan secara ditempel di selangkangan. Beratnya 10 hingga 15 gr. Berapapun itu, disini tidak bisa, ” papar Hery.

Petugas lalu interogasi Chandra. Dari interogasi itu, petugas terasa satu nama, Edi Suwito, seseorang terpidana yg turut serta. Petugas lalu membawa Edi dari selnya.

” Pernyataan dari dia ada yg pesan. Nah dia dapatnya dari lokasi mana, mungkin ada yg memberikan, ” ujarnya.

Edi serta Chandra saat ini mesti berhadap-hadapan dengan hukum. Tidak hanya itu, kedua-duanya saat ini di tempatkan di sel isolasi menjadi bentuk hukuman dari pihak Rutan Kebonwaru.

” Kita isolasi, amankan. Kelak kita koordinasikan dengan pihak kepolisian, ” tutur Hery.