Diduga Jatuh Saat Berjalan, Pria Bertato Motif Tribal Tewas Tergeletak di Rel Cianjur

Diduga Jatuh Saat Berjalan, Pria Bertato Motif Tribal Tewas Tergeletak di Rel Cianjur – Jasad pria bertato tribal di lengan kiri serta kanannya diketemukan meninggal dunia tergeletak di rel Kereta Api (KA) kurang lebih 300 mtr. dari Stasiun KA Cianjur – Sukabumi, Minggu (24/2/2019) pagi barusan.

Rel tempat korban diketemukan sering dipakai kereta untuk memutar arah dari Cianjur ketujuan Sukabumi ataupun demikian sebaliknya.

Kabar yang diraih detikcom, korban pertamakali diketemukan oleh masyarakat ditempat yang langsung memberikan laporan ke petugas keamanan stasiun serta Polsek Cianjur Kota.

” Mayat diketemukan oleh Haji Boni, ia melapor ke petugas keamanan stasiun. Petugas banyak yang datang ke area, keliatannya ia bukan korban kecelakaan KA sebab tdk ada luka, ” kata Dede Irfan, masyarakat di kurang lebih area lewat sambungan telpon.

” Tdk ada masyarakat yang mengetahui, bukan masyarakat sini, ” jadi Dede.

Aparat kepolisian dari polsek serta team identifikasi banyak yang datang ke area serta melakukam olah TKP. Beberapa anggota PMI Cianjur kerjakan evakuasi jasad korban serta membawanya ke instalasi kamar Jenazah RSUD Cianjur.

” Kami mendapatkan kabar ada mayat yang tergeletak diatas rel kereta api serta mengganggu arah. Kita PMI lantas menerjunkan team ke area serta kerjakan evakuasi, tdk diketemukan identitaa di badan korban, ” kata Hery Hidayat Kepala Markas PMI Cianjur.

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Budi Nuryanto menuturkan tdk ada sisa luka di badan korban, perkiraan sesaat korban meninggal dunia karena terjatuh.

” Korban peluang jatuh sewaktu tengah berjalan, tdk diketemukan sinyal kekerasan pada bagian tubuhnya. Pun tidak ada tanda-tanda korban kecelakaan kereta jika disaksikan dari tempatnya. Sehubungan perkiraan lainnya umpamanya mabuk atau apakah kita belum juga dapat meyakinkan, ” jelas Budi.