Ijasah Palsu Calon Wali Kota Di Laporkan Bawaslu

Ijasah Palsu Calon Wali Kota Di Laporkan Bawaslu – Salah satu calon wakil wali kota Gorontalo, Ryan F Kono, dilaporkan ke Bawaslu berkaitan ijazah palsu. Dia dilaporkan tim pengacara pasangan Calon Wali Kota, Adhan Dambea-Hardi Hemeto.

” Pada pokoknya permintaan kami yaitu tentang keabsahan Legalisir sertifikat Akan Pasangan Calon Wakil Wali Kota Ryan F kono yang cuma di legalisir oleh pihak Kedutaan Besar Australia di Jakarta, ” ucap Pengacara Adhan-Hardi, Ardi Wiranata, di Bawaslu Kota Gorontalo, Minggu (28/1/2018) .

Dia juga menuduh, sertifikat Ryan Kono itu sama dengan SMA di Indonesia. Hingga menurut dia, itu tidak sesuai sama ketentuan Pilkada.

” Permintaan kami juga yaitu tentang aksi KPU yang menyebutkan kalau Sertifikat Royal Melbourne Institute Technology dari Ryan F Kono itu sama dengan Sekolah Menengah Atas (SMA) , ” lanjut Ardi.

Sesaat itu, Ketua Bawaslu Kota Gorontalo, Jhon H Purba, membetulkan pihaknya telah terima laporan itu. Dia dapat pelajari laporan itu lebih dahulu.

” Siang barusan telah kami terima laporan itu dari pengacara, berkaitan ijazah salah satunya pasangan beda, ” jawab Purba.

Sedangkan, Liasion Officer (LO) pasangan Marten Taha-Ryan F Kono, Yudin Laliyo, mengakui tidak mempersoalkan masalah laporan calon Wakil Wali Kota, Ryan Kono ke Bawaslu.

” Silahkan saja. Itu hak mereka. Mereka menuntut keadilan serta tidak cocok. Tapi buat kami itu telah sesuai sama. Masalah Ijazah telah sesuai sama regulasi yang di tuntut KPU. Telah ada legalisir dari sekolahnya di Australia, ” terang Yudin.

Menurut Yudin, pihaknya sudah memasukkan sesuai sama aturan serta KPU sudah memverifikasi. Untuk legalisir, akhirnya berada di tangan KPU Kota Gorontalo.

” Yang tentu KPU tidak ingin di konfirmasi masalah ini sebelumnya lepas 12 Februari, ” lanjut Yudin.

Pihaknya juga tidak mempersoalkan apabila diperintahi info oleh Bawaslu masalah Ijazah ini.

” Tidak permasalahan bila diperintah info oleh Bawaslu. Masih tetap ada upaya-upaya hukum beda, ” tutup Yudin.

Penentuan Wali Kota serta Wakil Wali Kota Gorontalo 2018, disertai tiga pasangan yang sudah mendaftar di KPU Kota Gorontalo. Mereka yaitu, Pasangan Rum Pagau-Rusli Monoarfa, Pasangan Adhan Dambea-Hardi Hemeto serta pasangan pentahana Marten Taha-Ryan F Kono.