Jalur Di Tutup Karena Masih Rawan

Jalur Di Tutup Karena Masih Rawan – Polres Magelang mensterilkan area musibah longsor yg merenggut nyawa 8 orang penambang di Bego Pendem, Cawang, Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Petugas juga menempatkan garis polisi buat menahan warga masuk ke ruangan bencana.

” Garis polisi kita pakai sejauh 500 mtr. dari area longsor tempo hari. Langkah ini buat menahan warga mendekat dikarenakan tempatnya beresiko, ” terang Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, terhadap detikcom, di Magelang, Selasa (19/12/2017) .

Tidak cuman itu, petugas juga buka posko di dekat area peristiwa. Tim kombinasi standby di posko itu buat terima aduan atau laporan dari warga.

Polres Magelang mengerahkan jumlah 3 pleton anggota, terbagi dalam Brimob, Deretan Polres Magelang, serta deretan Polsek.

” Kami menghadapi seandainya saja masih tetap ada warga yg kehilangan saudara atau keluarga mereka akibatnya musibah longsor tempo hari, ” terangnya.

Selama ini, belumlah ada warga yg memberikan laporan ada anggota keluarga yg masih tetap hilang. Meskipun sekian, tim kombinasi dapat kembali melaksanakan pencarian apabila ada laporan masuk.

” Sesaat ini pencarian dihentikan dikarenakan data paling akhir 16 korban telah diketemukan segala. Kita masih tetap menanti data valid juga, dikarenakan masih tetap simpang siur, ” ungkap Hari.

Dia menambahkan kesibukan penambangan manual ikut dihentikan sesaat mulai sejak tempo hari. Salah satunya yg bertempat di Kecamatan Srumbung, Dukun, Sawangan.

” Penambangan manual/tradisionil kita hentikan, kita kasih pembinaan, ” tuturnya.

Hari mengemukakan, persoalan penambangan manual ini sebetulnya bukan cuma jadi tanggung jawab kepolisian saja, tapi semua elemen penduduk, termasuk juga Pemerintah Daerah. Dibutuhkan pemikiran bersama-sama jadi ke depan bakalan tidak ada sekali lagi musibah dengan korban jiwa dikarenakan akibat penambangan.

” Kita tdk dapat melewatkan penambangan manual, dikarenakan ini ujung-ujungnya yaitu persoalan ekonomi. Jadi dikehendaki pemerintah memberikannya perhatian, lebih-lebih waktu ini ada dana desa yg barangkali dapat jadi salah satunya pemecahan membuat lapangan kerja beda, ” urainya.

Hari mempertegas, pihaknya terus terus-menerus serta punya komitmen buat melaksanakan beraneka usaha mencegahan kesibukan penambangan yg punya harapan membahayakan.

” Kita melaksanakan usaha preemtif serta preventif, dimulai dengan himbauan, pemasangan spanduk, hingga mengusir penambang, ” tangkisnya.