Kekalahan Persik Kendal Di Sesi 31 Besar Melawan Persela

Kekalahan Persik Kendal Di Sesi 31 Besar Melawan Persela – Persela Lamongan menanggulangi perlawanan Persik Kendal di leg perdana set 32 besar Piala Indonesia. Laskar Joko Tingkir menang 3-1.

Berlaga di Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur, Jumat (25/1/2019) , Persela pernah kelelahan hadapi Persik. Tuan-rumah baru dapat unggul 1-0 di injury time set pertama melalui gol Dendy Sulistyawan.

Di set ke dua, Persela dapat meningkatkan dua gol kembali atas perbuatan Muhammad Hambali saat menit ke-70 serta Malik Risaldi saat menit ke-78. Persik Kendal baru membobol gawang tuan-rumah saat menit ke-82 melalui kaki Achmad Ardiansyah. Score 3-1 bertahan sampai semprit sinyal pertandingan selesai berbunyi.
Selesai laga, asisten pelatih Persela Danur Dara mengakui suka dengan kemenangan ini. Dia menyebutkan, Persela pernah kesusahan sebab kurang tenang dalam selesaikan kesempatan.

” Laga menarik, sebab Persik Kendal ikut terus fight meskipun bermain di kandang Persela, ” tukasnya.

” Bukan sebab telat panas atau apakah sebab set pertama lantas terdapat banyak kesempatan, tetapi sebab anak-anak kurang tenang dalam bermain serta yang ke dua sebab team lawan ikut berani mengerjakan pressing meskipun bermain menjadi team tamu, ” imbuhnya.

Danur memandang, Persela mesti menanggulangi problem finishing-nya. ” Tidak hanya itu, yang butuh dibenahi ialah urutan pemain. Jika buat perform pemain udah cukup serta punyai kemampuan tinggi, ” sambung Danur.

Sesaat pelatih Persik Kendal Ahmad Yasin mengakui suka timnya dapat mempersulit Arema. Tapi, dia terus gak suka karena hasil pada akhirnya ialah kekalahan.

” Akhirnya tdk suka, tetapi dapat menyamai udah bagus. Situasi fisik kami sebab persiapan kurang hingga kami kurang dapat konsentrasi, ” papar Yasin.

Leg ke dua gantian akan diadakan di Stadion Benteng, Taruna, 3 Februari lain waktu. Persik optimis dapat kembali menyusahkan Persela.

” Jika di katakan optimistis, kami terus optimistis. Sekurang-kurangnya kami tdk buat malu serta dapat menyamai permainan lawan, ” ujar Yasin.