Keputusan Arab Dukung Atas Yerusalem

Keputusan Arab Dukung Atas Yerusalem – Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Umum Organisasi Pertalian kerja Islam (OKI) di Istanbul, 13 Desember selanjutnya, Arab Saudi kenyataannya cuma mengutus pejabat satu tingkat di bawah menteri luar negeri. Meskipun sebetulnya banyak pemimpin negara ada lekas atau minimal mengutus menteri luar negeri mereka.

Kasak-kusuk dan penelitian liar juga menyodok ke media menyikapi langkah Saudi itu. Anggota Parlemen Yordania, Wafa Bani Mustafa, membeberkan pada Al Jazeera seandainya Saudi mengupayakan menekan negaranya agar mendukung kebijakan Trump atas Yerusalem. Demikian juga Uni Emirat Arab (UAE. Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, punya tempat paling kuasai.

” Bin Salman dan Uni Emirat Arab mengupayakan mencekik ekonomi Yordania agar menyetujui syarat-syarat mereka, tunduk pada kepemimpinan mereka di tempat itu, dan menyetujui apa yang disebut ‘kesepakatan akhir’ Trump, ” kata Bani Mustafa.

Tetapi Raja Yordania, Abdullah II tdk pikirkan ancaman itu. Ia terus ada pada Istanbul dengan Presiden Jokowi, Sultan Brunei Hasanah Bolkiah dan sebagian pemimpin yang beda.

Gelagat beda seandainya Saudi sebetulnya berpihak pada kebijakan Trump, menurut Alaraby. co. uk, dipertunjukan dengan instruksi pemerintah pada media massa tdk buat menyoroti kebijakan Trump bersangkutan Yerusalem.

Beberapa media tambah didorong buat mengedepankan berita kabar pada permasalahan Iran dan regional. Bahkan sebagian media sudah dikirimi surat peringatan oleh Pengadilan Kerajaan Saudi.

Pengamat Timur Tengah, Zuhairi Misrawi, buka dua Koran terbesar Arab Saudi di Timur Tengah, Al Syarq Al Awsat dan Dar Al Hayat, tdk mengangkat permasalahan Palestina jadi gossip palinglah utama. Sikap Arab Saudi ini menurutnya tdk punya hati nurani.

” Media mainstream mempunyai Arab Saudi tdk mengangkat persoalan Yerusalem, yang menonjol tambah persoalan Iran dan Suriah, ” tukasnya saat dihubungi Senin (18/12/2017) malam.

Ia mencatat Arab Saudi sudah berikan bermacam sikap keberpihakan pada kebijakan Presiden Trump sejak mulai mereka menawarkan Abu Dis, kota di dekat Yerusalem, jadi ibukota Palestina. Terkecuali itu, lembaga think tank mempunyai Arab Saudi yang berbasiskan di AS tdk pernah mengusik persoalan kebijakan Trump.

Zuhairi menganalisis hingga saat ini, Israel dan AS udah jadi sekutu Arab Saudi. Mereka punya keperluan sama buat hadapi Iran. Yerusalem dan Palestina-pun sekedar jadi segi negosiasi di tangan mereka.