Lawatan ke Belgrade Punyai Risiko Tinggi Bagi Shaqiri

Lawatan ke Belgrade Punyai Risiko Tinggi Bagi Shaqiri – Liverpool takkan membawa Xherdan Shaqiri dalam lawatan ke markas Red Star Belgrade di kelanjutan Liga Champions. Juergen Klopp mengutarakan faktanya.

Red Star versus Liverpool akan berjalan di Rajko Mitic Fase, Selasa (7/11/2018) dini hari WIB. Buat Shaqiri, lawatan ke Belgrade memiliki resiko tinggi.

Shaqiri adalah keturunan Albania-Kosovo, salah satunya sisa propinsi di Serbia. Kemerdekaan Kosovo masih tetap tidak disadari oleh Serbia sampai sekarang ini.

Shaqiri membukukan gol waktu Swiss menaklukkan Swedia di set group Piala Dunia 2018. Ia jadi pahlawan kemenangan 2-1 dengan gol di menit-menit akhir laga.

Waktu lakukan perayaan, Shaqiri membuat lambang elang Albania. Sebab laganya itu, Shaqiri diberi hukuman FIFA sebab menimbulkan pesan politik.

Oleh fakta politis itu, Klopp akan memutuskan untuk tidak membawa Shaqiri waktu melakukan lawatan ke markas Red Star.

“Ini adalah keadaan dimana kami mendatangi kota fenomenal Belgrade menjadi satu team sepakbola untuk bermain sepakbola,” kata Klopp.

“Kami telah dengar serta membaca spekulasi serta mengulas tentang sambutan yang akan di terima oleh Shaq serta walau kami tidak dapat menduga tentang apakah yang akan berlangsung. Kami ingin pergi kesana serta konsentrasi 100 % ke sepakbola serta tidak mesti berfikir tentang hal-hal lain, itu saja.”

“Kami ialah Liverpool FC, satu club besar, kami tidak memiliki pesan lebih dari itu. Kami tidak miliki pesan politik, jelas tidak. Kami ingin konsentrasi pada laga sepakbola yang hebat, terlepas dari semuanya,” kata manajer Jerman itu meneruskan.