Manchester United Gagal Dapatkan Sancho Ganti Douglas Costa

Manchester United Gagal Dapatkan Sancho Ganti Douglas Costa – Manchester United diberitakan sedang dekati Douglas Costa. Pemain sayap Juventus itu disediakan untuk pilihan semisalkan tidak berhasil menarik Jadon Sancho.

Dikabarkan Sky Sports, Sancho bahwasanya tetap menjadi obyek nomor satu MU untuk memperkokoh barisan depan. Walau begitu, harga 108 juta Pound yang terpasang Borussia Dortmund selama ini masih dirasa terlampau mahal.

Oleh karena itu, MU juga coba berpaling terhadap Costa. MU diberitakan udah mengamati Costa mulai sejak musim yang telah lewat, serta udah berkata dengan agen pemain berasal dari Brasil itu.

Douglas Costa memang berkesempatan cabut dari Turin di panas musim ini. Kontraknya masih tinggal 2 tahun berbarengan Juventus, tapi dia disebut tidak masuk ke sisi gagasan waktu panjang pelatih Andrea Pirlo.

Tetapi, satu diantaranya rintangan yang dapat halangi transfer ini merupakan keadaan Costa yang mudah luka. Transfermarkt menulis di musim yang telah lewat, dia sekedar main 29 kali di seluruhnya laga serta tidak ada di 21 pertandingan, kebanyakan sebab soal luka otot.

daftar judi slot
Walau begitu, si pemain mengerti kalau Juve udah tidak lagi perlu jasanya, serta sedang berupaya transfer untuk dirinya. MU dimaksud sedang memikir apa dapat ambilnya atau mungkin tidak.

MU memang tengah mengupayakan memperkokoh diri mendekati musim depan. Tampil di 4 laga dalam agenda yang cukup padat mensyaratkan Ole Gunnar Solskjaer punyai kedalaman skuat yang bagus buat perbanyak pilihan pemain.

judi bola online
“Kami butuh memperkokoh kedalaman skuat sebab musim depan dapat berjalan cukuplah lama. Kami mesti terus memajukan serta mengharap dari lebih pemain yang udah ada, tapi butuh pula mengerjakan perbaikan,” kata Solskjaer berakhir teamnya kalah 1-2 dari Sevilla di semi-final Liga Europa, Senin (17/8).

“Aneh memang. Liga mulai sangat kencang, namun bursa transfer dibuka sangatlah lama. Jadi kami mesti bagus, cerdas, serta pandai dalam menyikapinya,” jelas pimpinan asal Norwegia itu.