Para PKL Sekitaran Stadion Manahan Berdemo

Para PKL Sekitaran Stadion Manahan Berdemo – Pedagang kaki lima (PKL) Sunday Market Manahan Solo mengadakan perbuatan demonstrasi di Balai Kota Surakarta. Mereka menampik direlokasi dari Stadion Manahan.

Massa mulai bergabung di Benteng Vastenburg kira-kira waktu 09. 00 WIB. Mereka lantas mengawali perbuatan dengan berjalan kaki menuju bundaran Gladag.

Di bundaran Gladag, mereka mengerjakan orasi penolakan penutupan Sunday Market. Perbuatan lalu dilanjut di muka Balai Kota Surakarta.

Massa juga membawa poster-poster tuntutan mereka. Salah satunya bertuliskan ‘Sunday Market Bukan Musuh Pemkot’, ‘Kami Ialah Asset Penyumbang APBD’, serta tulisan ‘Kasihani Kami’.

Massa juga meneriakkan ‘Hidup Jokowi’ dalam orasi mereka. Dikarenakan Jokowilah yg dulu menempatkan mereka dari jalan menuju ruangan Stadion Manahan.

” Dahulu Pak Jokowi yg memberikan kami tempat di Stadion Manahan, tetapi saat ini justru ditutup, ” kata satu diantaranya orator.

Selain itu, Kepala Dinas Perdagangan Surakarta, Subagiyo, menuturkan udah siapkan tempat untuk beberapa PKL. Tempat itu yaitu di Gladag Langen Bogan (Galabo), car free day Jalan Slamet Riyadi serta Jalan Juanda.

” Di Galabo dapat 350 orang, di Slamet Riyadi dapat 500 orang, di Juanda dapat 400 orang. Menjadi kalaupun banyaknya mereka 1. 500 orang, kami tetap dapat merapikan, ” kata Subagiyo di Balai Kota Surakarta.