Pasien DBD Meningkat Setiap Harinya Di Sumatra Selatan

Pasien DBD Meningkat Setiap Harinya Di Sumatra SelatanĀ  – Pasien demam berdarah di Sumatra Selatan sampai waktu ini terdaftar selalu bertambah. Bahkan juga pihak di Dinas Kesehatan propinsi mencatat 33 perkara dalam 10 ini hari.

” Selama Februari didapati 33 perkara DBD terdaftar di kami. Semua masihlah dalam waktu perlakuan serta tak ada yang wafat, ” kata Kabid pecegahan serta pengendalian Dinkes Sumsel, Ferry Yanuar di kantor Jalan Sudirman, Senin (11/2/2019) .

Ferry menyebutkan, kemampuan pertambahan jumlahnya perkara DBD lantas bisa jadi berlangsung. Ditambah lagi di bulan Februari tetap termasuk juga musim penghujan serta adalah waktu yang riskan buat nyamuk berkembang biak.

Dengan cara perincian, Februari sebaran perkara DBD ada pada Muara Enim 8 perkara, Musi Rawas 3 perkara, Banyuasin 3 perkara serta Ogak Komering Ulu Selatan 1 perkara. Terkecuali itu, ada juga Ogan Komering Ulu Timur 8 perkara, Ogan Ilir 6 perkara, Empat Lawang 1 perkara, Prabumulih 1 perkara, Pagaralam 1 perkara serta di Muratara 1 perkara.

” Kami udah minta kabupaten/kota untuk lebih mendalam dalam mencegahan serta pengendalian DBD. Terpenting pada pemberantasan sarang nyamuk sampai ke beberapa tempat riskan, ” ujarnya.

Terkecuali itu, pihaknya selalu berbagi larvasida ke 17 kabupaten/kota di Bumi Sriwijaya supaya langsung didistribusikan ke puskesmas serta layanan kesehatan paling dekat dengan warga. Pastinya supaya tak ada pesien wafat seperti bulan Januari saat lalu.

” Kami selalu distribusikan ini. Kami harap warga dapat selekas mungkin mencapainya. Petugas layanan kesehatan harus aktif memberikannya larvasida terhadap. Begitu juga demikian sebaliknya, ” ujarnya.

Paling akhir, pihaknya menyarankan Dinas di kabupaten/kota supaya berbagi ikan cupang atau tempalo ke warga. Lantaran ikan ini bisa mengkonsumsi jentik-jentik nyamuk.

” Yang penting tidak sekedar memberantas nyamuk, tapi lebih pemberantasan jentik nyamuk. Ikan ini benar-benar ampuh mengkonsumsi jentik nyamuk, sangatlah baik dirawat serta di tempatkan di beberapa tempat penampungan air, ” tutupnya.

Untuk didapati, pada Januari 2019 terus terdaftar ada 442 perkara DBD. Bahkan juga 4 pasien salah satunya wafat.