Polrestabes Makasar Sukses Menangkap Tiga Orang Pelanggan Marzuki

Polrestabes Makasar Sukses Menangkap Tiga Orang Pelanggan Marzuki – Polisi menangkap seseorang bandar narkoba, Marzuki (33) , di Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam mengedarkan sabu, dianya sendiri didapati sering membuat anak dibawah usia jadi pelanggannya.

Menurut Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika, tertangkapnya pemeran ini sesudah Tim Hiu Narkoba Polrestabes Makassar, sukses menangkap tiga orang pelanggan Marzuki, di area Pasar Baru, Makassar. Diantaranya didapati masihlah berumur 16 th..

” Berasal dari tiga orang pemeran penyalahgunaan narkoba di tangkap, selanjutnya mereka menunjuk seseorang pengedar berisinisal H serta bandarnya Marzuki, yang kebetulan ada bertepatan di satu tempat tinggal selagi kami gerebek di daerah Kecamatan Bontoala, Makassar, ” papar Kasat Narkoba Makassar, Kompol Diari Astetika, pada Rabu (16/5/2018) awal hari.

Lanjut Diari, tidak cuman menangkap ke-5 orang ini, Tim Hiu Narkoba Polrestabes Makassar juga mengambil alih delapan paket sabu, dengan berat keseluruhan menggapai 1 Ons, atau sekitar seratus gr.

Didapati, persekutuan ini sebagai jaringan besar narkoba di yang ada di pulau Jawa, serta keduanya, baru melaksanakan perbuatan pengedaran sabu di Kota Makassar, Sulsel, baru mulai sejak dua bln. saat lalu.

” Dari hasil penggeledahan, dijumpai lima paket kecil sabu pada H, serta tiga paketnya dijumpai di Marzuki. Keseluruhan delapan paket, sekitar beratnya 100 gr, ” ucap Kompol Diari.

” Peluang tujuan peredaran sabunya diperuntukkan terhadap anak dibawah usia serta baru beraksi dua bln. di Makassar. Mereka sebagai salah satunya jaringan dari bandar besar di Pulau Jawa, ” sambungnya.

Satu dari tersangka, ialah Marzuki, terpaksa sekali mesti dilumpuhkan oleh polisi dengan timah panas di kakinya dikarenakan mengupayakan melawan petugas di tempat.

” Buat Marzuki, terpaksa sekali kami lumpuhkan kakinya dengan timah panas, dikarenakan selagi akan dijalankan pencarian pada bandar besar serta tempat pengambilan sabunya, pemeran mengupayakan melarikan diri, ” kata Kompol Diari Astetika.