Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi Menguntuk Serangan Masjid

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi Menguntuk Serangan Masjid – Kurang lebih udah lebih dari 230 orang tewas dalam satu buah insiden penembakan di satu buah masjid di Mesir, Jumat (24/11/2017) .
Jumlah korban tewas itu bikin ini jadi insiden paling mematikan dalam peristiwa moderen Mesir.
Serangkaian agresif bersenjata laksanakan perbuatan penembakan serta pemboman di Masjid Al-Rawdah, di Kota El-Arish, Sinai Utara, Mesir.

Menurut saksi mata, ada beberapa group yg laksanakan serangan dari bermacam arah.
” Ada empat group pria bersenjata menyerang jemaah yg berada pada dalam masjid selepas salat Jumat. Dua group beda menembaki ambulans utk membatasi lajunya, ” ucap seseorang saksi mata, Mohamed.
Kantor jaksa umum setempat, Nabil Sadiq, menyampaikan bahwa udah ada 235 orang yg tewas karna insiden itu, dan 109 orang yang lain alami cedera.
Seseorang petinggi Kementerian Kesehatan Mesir memanggil, benar-benar ada banyak orang-orang didalam masjid itu, sebab masjid itu sebatas satu buah bangunan kecil.
Sampai sekarang belum pula ada group yg mengklaim serangan itu, akan tetapi sejak mulai 2013, pasukan militer Mesir senantiasa berjibaku dengan militan-militan yg berafiliasi dengan group ISIS.
Sejauh ini juga serangan-serangan biasanya membidik umat minoritas Kristen Koptik, dibanding dengan umat Islam serta masjid, maka serangan pada Jumat itu dikira sangatlah mengagetkan.
Paling akhir serangan mematikan pada Oktober selanjutnya yg membidik polisi Mesir diklaim oleh group Ansar Al-Islam, satu buah group yg termasuk masihlah baru kedengaran namanya.

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi memberikan belasungkawanya atas korban yg direnggut nyawanya serta memberitakan tiga hari berkabung senasional.
” Kembali saya menginformasikan terhadap semua warga Mesir bahwa keadaan ini serta apa yg udah berjalan bakal jadi lebih mempertegas keseriusan kita dalam hadapi terorisme, ” demikianlah pidato El-Sisi.
Dan, Duta Besar RI utk Mesir Helmy Fauzi menyampaikan, dalam serangan itu tdk ada WNI yg jadi korban.

” Menurut pemantuan KBRI Cairo serta pelacakan lewat sumber keamanan Mesir selama ini diraih kabar ga ada WNI yg jadi korban serangan itu, ” demikianlah pernyataan Dubes Helmy Fauzi.
Fauzi juga mengatakan bahwa tdk ada warga Indonesia yg tinggal di Kota El-Arish.
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo udah bekerjasama dengan otoritas keamanan setempat serta senantiasa memonitor perubahan keadaan di El-Arish.
Buat yg butuh kabar seterusnya serta pemberian konsuler, mampu menghubungi hotline KBRI Kairo +20 102 2229989.
Selama ini, didapati pemeran serangan sukses melarikan diri serta masih tetap dalam sistem pengejaran.