Richard Graham Orang Pertama Kali Yang Membawa Bahasa Indonesia Ke Parlemen Inggris

Richard Graham Orang Pertama Kali Yang Membawa Bahasa Indonesia Ke Parlemen Inggris – Kali pertamanya dalam histori bahasa Indonesia disampaikan di sidang parlemen Inggris. Yaitu Richard Graham, anggota parlemen Inggris yang pernah mengemukakan idenya dalam bahasa Indonesia waktu bersidang.

” Rekan yang menunjang waktu diperlukan yaitu rekan sebetulnya. A friend in need is a friend indeed, ” demikian kata Graham, Rabu 10 Oktober 2018.

Seperti apakah pribadi Richard Graham?

Tidak hanya anggota parlemen, ia pun menjabat jadi penasihat teristimewa Perdana Menteri Inggris sektor Perdagangan dengan Asean serta Indonesia. Rupanya Indonesia bukan negara yang asing buat Graham.

Ia sempat tinggal di Indonesia saat dua tahun, Desember 1980 sampai Februari 1982. Saat itu ia berubah menjadi Asisten Manajer Cathay Pacific di Indonesia.

Graham terasa susah, setiap saat bergabung dengan relasi kerja serta teman dekat berulangkali gak paham bahasa Indonesia yang mereka katakan. ” Yang membuat saya itu sebab susah sekali jika tinggal di Indonesia tapi tak dapat paham apa yang dibicarakan, ” katanya waktu melakukan perbincangan, Sabtu (20/10/2018) .

Ia lantas belajar bahasa Indonesia dengan seseorang guru bernama Tetty Sihombing. ” Guru saya Ibu Tetty Sihombing pun mengajar Sir Richard Gozney, Dubes Besar kami di Jakarta dahulu, ” lanjut Graham.

Diakuinya belajar bahasa Indonesia saat 15 bulan. Tidak hanya dengan Tetty, Graham pun belajar dengan cara informal dengan rekan-rekannya yang kebetulan masyarakat Indonesia. Salah satunya rekan akrab Richard Graham yaitu desainer batik mendiang Iwan Tirta.

” Sebagian besar kawan-kawan saya kala itu memang orang Indonesia tambah lebih mudah belajar. Sayang sekali ada sekian banyak (rekan) , seperti Iwan Tirta yang udah tak ada lagi, ” kata Graham.

Dalam pencarian detikcom, sehabis gak kembali berubah menjadi Asisten Manajer Cathay Pacific, Richard Graham sempat berulangkali ke Indonesia. Pada 7-8 Januari 2013, ia bersama dengan tujuh petinggi diutus langsung oleh Perdana Menteri Inggris, David Cameron ke Indonesia.

Mereka berubah menjadi utusan perdagangan Inggris untuk sekian banyak negara dipilih dengan perkembangan ekonomi tinggi. Richard ditugaskan jadi Wakil Perdagangan Pemerintahan Inggris untuk Indonesia. Ia lantas pernah bertandang ke DPR-RI.

Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Meutya Hafid pada Kamis minggu terus pernah bersua Richard Graham di London, Inggris. Ia lantas memberikannya kesaksian masalah pribadi anggota parlemen Inggris yang fasih berbahasa Indonesia itu.

” Pernah ikuti viral Bahasa Indonesia dalam sidang parlemen Inggris? Ini dia Richard Graham, Dia minta sidang parlemen UK memberikan perhatian pada Palu. Permintaannya dijawab oleh PM Theresa May dgn menaikkan jumlahnya pemberian utk Palu. Barusan diskusi dgn beliau, benar-benar hangat orangnya, ” kata Meutya dalam account Twitternya seperti disaksikan, Senin 22 Oktober 2018.

Meutya menyatakan pertemuan itu sifatnya informal saja. Kebetulan waktu itu ia tengah kerjakan kunjungan ke London. Oleh salah satunya kolega, Meutya difasilitasi untuk bersua dengan Richard.

” Kami diskusi perihal jalinan Indonesia-Inggris. Sekalian mengatakan terima kasih atas perhatian yang demikian besar dari Richard serta parlemen Inggris (untuk Palu) , ” kata Meutya.