Seorang Suami di Bandung Nekat Akhiri Hidupnya di Pohon Petai

Seorang Suami di Bandung Nekat Akhiri Hidupnya di Pohon Petai – Asep Yusup nekat menyelesaikan hidupnya melalui langkah gantung diri. Tubuhnya menggantung di pohon petai di ketinggian delapan mtr.. Lelaki berumur 48 tahun itu sudah sempat pamit ke istrinya buat mancing.

Kapolsek Cililin AKP Dadan MD Saputra menyampaikan jasad Asep pertama di ketahui sang istri yg mencari ke suatu tempat di Kampung Cihamirung, RT 3 RW 4, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (5/9/2018), seputar waktu 06. 30 WIB.

” Iya, disangka gantung diri, ” kata Dadan MD lewat pesan singkat.

Menurut Dadan, Asep pada Selasa (4/9) tempo hari, seputar waktu 19. 30 WIB, mengharap izin pada istrinya buat memancing ikan di Waduk Saguling yg letaknya tak jauh dari rumah. Akan tetapi, sampai besok harinya, Asep tak pulang ke rumah.

Sang istri bergegas mencari kehadiran suaminya itu ke ruang pemancingan. Setibanya disana, istri menyaksikan badan Asep menggantung diatas pohon petai dengan situasi leher terjebak tambang plastik.

Istri Asep menjerit serta mengharap pertolongan penduduk ditempat buat turunkan jasad. Hasil olah tempat peristiwa masalah (TKP), Dadan memaparkan, polisi tak temukan terdapatnya sinyal kekerasan di badan Asep.

Bab motif Asep nekat gantung diri belum juga di ketahui. ” Kebetulan orangnya (Asep) jarang bicara, ” kata Dadan.

Pihak keluarga Asep, sambung Dadan, telah ikhlas terima peristiwa itu menjadi musibah serta menampik visum jenazah. ” Pihak keluarga telah bikin surat pengakuan, ” kata Dadan.

Polisi tak temukan surat wasiat yg diperuntukan Asep buat keluarga serta kerabat. ” Tak ada (surat wasiat). Jenazah telah dimakamkan, ” kata Dadan.