Tembak Mati Bandit Jalanan Melakukan Pencurian Dengan Kekerasan

Tembak Mati Bandit Jalanan Melakukan Pencurian Dengan Kekerasan – Satu orang jambret di Surabaya ditembak mati. Polisi melesatkan tembakan terarah berkat pemeran menyerang petugas dengan senjata tajam kala diamankan.

Pemeran pencurian dengan kekerasan (curas) yg ditembak petugas bernama Zainal Fanani (32) . Dia sebagai penduduk Desa Ngimbang, Kecamatan Mojosari, Mojokerto. Dia diketahui jadi spesialis jambret di daerah Surabaya Barat.

Pemeran diamankan di Jalan Darmo Permai Selatan, Surabaya. Seperti data di kepolisian saat 2019, dia tersebut 4x melaksanakan penjambretan dengan kekerasan.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho mengemukakan lebih kurang waktu 12. 30 WIB, pemeran ditangkap Unit Jatanras Polrestabes Surabaya di daerah Surabaya Barat.

” Pemeran yaitu spesialis jambret. Serta beberapa kali merisaukan penduduk, dengan menjambret tas korbannya, ” kata Sandi di kamar mayat RSU dr Soetomo, Rabu (10/7/2019) .

Sandi memberikan, faksi kepolisian terpaksa sekali melesatkan tembakan tegas terarah pada pemeran. Lantaran kala diamankan petugas, pemeran coba menyerang petugas dengan memanfaatkan senjata tajam.

” Begitu disayangkan disaat bakal diamankan pemeran berusaha untuk menentang petugas. Jadi kami tindak tegas serta terarah, ” tambah Sandi.

Dia pun cerita, dalam memperlancar laganya pemeran gak malas buat melukai korban. Kekerasan kerapkali dilaksanakan pemeran pada korban tiada pandang bulu. Baik sang korban sebagai satu orang ibu-ibu, remaja atau pria sekalinya.

” Yang pasti apabila korban menentang bakal dilukai dengan senjata tajam yg udah disiapkan. Maupun bila umpamanya korban terjatuh ke aspal atau wafat, pemeran akan tidak perduli, ” ujar Sandi.

” Kami bakal berikan prioritas khusus terhadap pemeran sadis mode demikian. Kami bakal tindak tegas seandainya menentang petugas, ” susulnya.

Dari tangan pemeran, polisi mengambil beberapa barang untuk bukti. Salah satunya sebuah handphone, 49 kartu ATM, senjata tajam, tas, dompet dan satu motor Honda BeAt bernopol L 6847 GM.

Seorang berinisial IW penduduk Darmo Permai Selatan mengakui udah berubah menjadi korban penjambretan yg dilaksanakan pemeran. Dia mengakui dijambret pada 27 Juni waktu lalu. Dia puas selanjutnya dompet berisi SIM, KTP dan kartu ATM punyanya kembali.

” Kala itu saya habis pulang dari pasar setelah itu dijambret di Jalan Darmo Selatan. Setelah itu saya adukan ke Polrestabes serta saat ini langsung direspon dengan demikian cepat oleh polisi. Terus barangnya kembali seperti awalnya. Menakjubkan Pak Polisi. Terima kasih Pak Polisi, ” katanya.