Yamini Dukun Aborsi Magelang

Yamini Dukun Aborsi Magelang – Tersangka dukun pijat bayi sekalian aborsi, Yamini (70) mengakui menguburkan janin korban aborsi di halaman belakang tempat tinggalnya. Terakhir, dia juga menyampaikan bahwa ada tempat lain yang jadikan tempat penguburan janin.

” Yang berkaitan (tersangka) memberi info ada tempat lain yang dipakai untuk mengubur bayi korban aborsi. Tetapi kita bakal meyakinkan dahulu benar apa tak, bila benar bakal kita check, ” tutur Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, Kamis (21/6/2018).

Waktu penggalian yang dikerjakan oleh tim forensik Dokpol Dikkes Polda Jateng serta Inavis Polres Magelang, Selasa (19/6) tempo hari, diketemukan sejumlah 20 kantong diisi janin. Kantong-kantong itu dikubur seadanya di ruang belakang tempat tinggal Yamini dengan kata lain Mbah Yam.

Sebagian janin juga diketemukan dikubur di lereng yang berbatasan segera dengan segi kiri bangunan tempat tinggalnya.

Bila dipandang sepintas, akan tidak ada yang berprasangka buruk dengan tempat itu lantaran cuma berbentuk tanah kering serta terhambat pohon-pohon ketela, cengkeh, palawija.

” Tersangka mengakui mengaborsi 8 janin, tetapi dari hasil riset serta penelusuran ada sejumlah 20 kantong yang diketemukan. Yang pasti, disangka jumlah bayi yang diaborsi kian lebih delapan lantaran tiap-tiap satu kantong plastik diisi satu orok, ” ungkap Hari.

Dalam tiap-tiap kantong plastik, lanjut Hari, orok yang diketemukan telah dalam keadaan yang berlainan. Ada yang telah berbentuk tulang belulang mulai batok kepala, tulang tangan, tulang kaki, ada yang telah hancur, ada juga yang masih tetap utuh.

” Yang pasti, telah ada bentuk bayi, ” terangnya.